Hebat…..!!!, KUA-PPAS Dibahas Hanya Seminggu

November 21, 2014
Proses pengambilan sumpah pelantikan anggota DPRD Sidoarjo periode 2014-2019

Proses pengambilan sumpah pelantikan anggota DPRD Sidoarjo periode 2014-2019

(SIDOARJOterkini)- Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Perioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2015 tercepat dalam sejarah. Pasalnya, hanya dibahas kurang lebih sepekan langsung disahkan dalam rapat paripurna.

Padahal, pembahasan KUA-PPAS idealnya dibahas minimal sebulan baru selesai.”Selama ini untuk membahas KUA-PPAS paling tidak sebulan. Tapi kali iini sekitar seminggu sudah selesai dengan alasan mengejar waktu,” ujar salah satu anggota dewan yang enggan disebut namanya.

Untuk membahas KUA-PPAS itu harusnya dikupas per item Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), baik oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sidoarjo maupun Tim Anggaran (Timgar) eksekutif. Sedangkam SKPD di Pemkab Sidoarjo itu banyak dan tidak akan selesai dalam sepekan.

Bisa jadi KUA-PPAS hanya dipaparkan saja oleh eksekutif dan tidak dibahas lebih detail. Dewan juga tidak bisa jeli dan punya waktu dalam mengamati plafon anggaran yang diajukan.

Sebenarnya, sesuai jadwal KUA PPAS harusnya sudah disahkan bulan Juni lalu, kemudian ditindaklanjuti dengan pembahasan nota RAPBD 2015. Namun, karena ada kendala molornya pembentukan pelantikan pimpinan dewan dan alat kelengkapan dewan, sehingga baru bisa dibahas.

Meski waktunya mendesak, harusnya dewan lebih mengedepankan kecermatan saat pembahasan. Sebab, dikhawatirkan anggaran yang diajukan pemkab ternyata tidak berpihak kepada rakyat. Padahal, jika sudah masuk KUA-PPAS sudah menjadi plafon anggaran yang akan disetujui.

Selain itu, jika pembahasan KUA-PPAS dibahas kilat, dewan tidak bisa menambahkan program-program yang semestinya untuk kepentingan masyarakat. “Kalau KUA-PPAS dibahas kilat, nantinya RAPBD 2015 juga akan dibahas kilat kalau mengejar akhir desember harus selesai,” tandas anggota dewan lainnya yang juga enggan disebut namanya.

Ketua DPRD Sidoarjo Sullamul Hadi Nurmawan mengatakan pembahasan KUA-PPAS dikebut agar cepat selesai. Namun, untuk penajaman anggaran akan dilakukan saat pembahasan nota RAPBD 2015 yang akan segera dibahas.

Sullamul mengaku pihaknya mengejar waktu agar pembahasan KUA-PPAS tidak molor lagi karena terbentur pembahasan RAPBD 2015. Apalagi, saat ini sudah memasuki akhir bulan November dan seharusnya pembahasan RAPBD 2015 bisa diselesaikan sebelum akhir tahun. “Karena kondisinya seperti saat ini, kita berupaya agar pembahasan KUA-PPAS maupun RAPBD 2015 bisa cepat selesai,” tandas politisi asal PKB tersebut. (st-12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *