Pengurus KADIN Sidoarjo Dilantik

November 20, 2014
Ekbis Headline Indeks   35 views
Ketua KADIN Sidoarjo Imam Sugiri

Ketua KADIN Sidoarjo Imam Sugiri

*Kenaikan Harga BBM Dikeluhkan Pengusaha
(SIDOARJOterkini)– Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) membuat pengusaha di Sidoarjo menjerit. Hal ini terungkap saat pelantikan pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sidoarjo.

Pengusaha semakin terbebani, ketika Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang tinggi dari buruh ditambah kenaikan BBM. Pengusaha harus berpikir keras untuk tetap bertahan.

Ketua KADIN Sidoarjo Imam Sugiri mengatakan, kenaikan BBM ditambah masalah UMK memang membuat pengusaha terbebani. Kenaikan yang juga berbarengan dengan tarif dasar listrik (TDL) membuat pengusaha harus bisa mempertahankan usahanya.

Bahkan, Imam Sugiri mengistilahkan bagaikan jatuh tertimpa tangga dengan sejumlah kenaikan yang terjadi. Pengusaha berusaha keluar dari himpitan yang terjadi dengan mencari beberapa solusi.

Imam Sugiri yang kembali terpilih menjadi ketua Kadin periode 2014-2019 ini menegaskan, akan menjembatani pengusaha yang menjadi anggota KADIN terkait kondisi usaha saat ini. Kenaikan BBM dan UMK dipastikan akan terjadi pro dan kontra oleh para pengusaha. “Kondisi saat ini merupakan kebijakan pemerintah yang harus direspon positif,” jelasnya.

Untuk mencari solusi, akan dilakukan pertemuan antar pengusaha yang nantinya dijadwalkan. Dengan demikian akan diketahui keluhan yang ada dari pengusaha. Sehingga dunia usaha di Sidoarjo bisa tetap berjalan dengan kenaikan BBM, UMK serta TDL yang bersamaan. “Jangan sampai pengusahadi Sidoarjo gulung tikar gara-gaa kenaikan harga BBM,” tandas Imam yang juga ketua DPD PAN Sidoarjo ini.

Menghadapi situasi saat ini, lanjutnya, harus disikapi dengan tenang. BBM yang menjadi nadi dalam semua sektor usaha membuat pengusaha harus memikirkan solusinya. Sehingga pertumbuhan ekonomi di Sidoarjo dari dunia usaha tetap stabil dan akan terus meningkat.

Saat ini ada sekitar 500 anggota Kadin Sidoarjo. Dari ratusan anggota tersebut mayoritas berasal dari pengusaha kelas menengah. Mereka berharap pemerintah bisa mengalokasikan anggaran untuk perbaikan infrastruktur yang nantinya bisa menunjang usaha di Sidoarjo. “Kami minta alokasi subsidi BBM yang telah diambil bisa dialihkan untuk kelancaran infrastruktur,” ucapnya. (st-14)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *