RTH Tanjoeng Puri Hasil Kerja Keras DKP, Dilounching dan Diresmikan Bupati 

November 15, 2014

 

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah saat menanam pohon sawo kecik di Tanjoeng Poeri eks TPA di kawasan lingkar timur

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah saat menanam pohon sawo kecik di Tanjoeng Poeri eks TPA di kawasan lingkar timur

 

(SIDOARJOterkini)-Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tanjoeng Puri yang dibangun diatas lahan bekas Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Desa Bluru Kidul, Jalan Lingkar Timur (JLT),  dilounching dan diresmikan, Jumat (14/11/2014). RTH Tanjoeng Puri dibangun hasil kerja keras Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Sidoarjo, yang dikomandani Kepala DKP, M. Bahrul Amig, S. Sos, M. Si dalam rangka memenuhi Program Sidoarjo Bersih dan Hijau (SBH) Tahun 2014.

 

RTH Tanjoeng Puri, dilounching dan diresmikan oleh Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH, M.Hum dan Forpimda (Forum Pimpinan Daerah) kabupaten. Tampak hadir,  Wakil Bupati Sidoarjo H. MG Hadi Sutjipto SH,MM, Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo H. Sulamul Hadi Nurmawan, Ketua Pengadilan Negeri Sidoarjo H. Budi Susilo SH,MH serta Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Sidoarjo Ny. Hj. Anik Saiful Ilah dan Ny. Hj. Nanik Hadi Sutjipto.

 

Abah Ipul sapaan akrab Bupati Sidoarjo, H. Saiful Ilah mengatakan keberadaan lingkungan perlu dilestarikan. Karena kebutuhan dan kenyamanan hidup seseorang bersumber dari lingkungan yang ditempati. Ia mengatakan dari lingkungan, maka bisa mencukupi kebutuhan makan, minum, bernapas dan tempat tinggal.

 

“Keberadaan lingkungan saat ini dalam kondisi yang sudah tidak seimbang. Hal tersebut ditandai dengan terus meningkatnya suhu bumi yang telah mencapai kenaikan rata-rata 0,18 derajat celcius. Dampak dari kenaikan suhu bumi tersebut menyebabkan terjadinya perubahan iklim. Mencairnya es di kutub serta bencana alam yang terjadi merupakan dampak dari perubahan iklim tersebut,”kata Abah Ipul.

 

 

Seperti halnya Ruang Terbuka Hijau bekas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah yang disulap menjadi tempat yang ramah lingkungan. Dengan di resmikannya ruang terbuka hijau yang diberi nama RTH Tanjoeng Puri, menjadi bukti nyata bahwa keberhasilan pengelolaan tempat yang semula kumuh dapat dijadikan tempat yang ramah lingkungan.

 

“Berkat semangat berkreasi dan berinovasi yang tinggi, maka bekas Tempat Pembuangan Akhir sampah dapat dirubah menjadi lingkungan edukasi bagi masyarakat dengan nama  Ruang Terbuka Hijau Tanjoeng Puri,”tutur Abah Ipul memuji DKP.

 

Abah Ipul, bupati yang menjabat satu periode itu juga menyampaikan bahwa kawasan Lingkar Timur akan dibangun SCC atau Sidoarjo Community Centre.  SCC yang akan difungsikan sebagai gedung Serbaguna tersebut pengerjaannya sudah dimulai secara bertahap. Gedung  yang bersebelah dengan RTH  Tanjoeng Puri itu akan dilengkapi dengan wahana olahraga ekstrim dan akan menjadi kebanggaan warga Sidoarjo. Komunitas-komunitas yang ada di Sidoarjo serta masyarakat Sidoarjo nantinya dapat memanfaatkan gedung tersebut. Seperti memanfaatkannya untuk menggelar pameran maupun resepsi pernikahan.

 

Sementara itu, M. Bahrul Amig, S.Sos, M.Si berharap melalui program SBH dapat memacu masyarakat Sidoarjo untuk menjadikan Kabupaten Sidoarjo kota yang nyaman. Melalui kegiatan lomba kebersihan dan penghijauan lingkungan dalam SBH tersebut, pola pikir masyarakat dalam mengelola sampah dan lingkungan dapat berubah.

 

Mantan Camat Taman itu mengatakan penilaian dalam lomba SBH 2014 diberikan kepada kawasan lingkungan yang belum banyak perhatiannya atau kumuh. Dengan penilaian ditempat tersebut diharapkannya lingkungan tersebut berkembang menjadi lingkungan yang bersih, sehat dan hijau.

 

“Sekarang yang dinominasikan itu kawasan yang tidak tersentuh atau kumuh dengan harapan proses pembelajarannya itu bisa ada progres yang nyata,”ujarnya.

 

Dalam peluncuran SBH 2014 tersebut dilakukan penanaman pohon secara bersama oleh Forpimda (Forum Pimpinan Daerah) yang hadir. Penanaman pohon sawo kecik oleh bupati dan wakil bupati Sidoarjo serta ketua DPRD Sidoarjo dan ketua Pengadilan Negeri Sidoarjo menandai peresmian RTH Tanjoeng Puri.

 

Penebaran ikan mujair dalam empang yang ada dikawasan RTH tersebut juga dilakukan seluruh Forpimda Sidoarjo. Dengan diresmikannya RTH Tanjoeng Puri tersebut dapat difungsikan sebagai tempat rekreasi dan juga tempat belajar lingkungan. Khususnya tentang tanaman lindung, buah, toga dan pengolahan sampah.

 

Ia menyampaikan, RTH di Kabupaten Sidoarjo akan terus ditambah. Setiap kecamatan dimungkinkan mempunyai RTH seperti RTH Tanjoeng Puri. Dan tahun depan sudah diagendakan RTH akan dibangun di Kecamatan Krian.Untuk itu dalam kesempatan tersebut, ia meminta dukungan semua pihak khususnya anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo demi terwujudnya Sidoarjo Bersih dan Hijau.

 

“Ruang Terbuka Hijau setiap tahun akan ditambah, kami akan agendakan tahun depan Ruang Terbuka Hijau ada di Krian dan terus dibangun di Kecamatan Taman, harapan kita nanti semua kecamatan ada RTH seperti ini,”pungkasnya. (ST-kaji dar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *