Perbaikan Ruang Kelas IV SDN Balongbendo Pakai Dana Tak Terduga

November 14, 2014

 

Wakil Bupati Sidoarjo, pejabat yang kerap disapa W-2 meninjau lokasi SDN Balongbendo yang ambruk atapnya karena sudah lapuk dimakan rayap. (foto : Humas Pemkab/Editor : Kaji Dar)

Wakil Bupati Sidoarjo, pejabat yang kerap disapa W-2 meninjau lokasi SDN Balongbendo yang ambruk atapnya karena sudah lapuk dimakan rayap. (foto : Humas Pemkab/Editor : Kaji Dar)

(BALONGBENDOterkini)-Renovasi ruang kelas IV SDN Balongbendo Kecamatan Balongbendo akan  menggunakan anggaran tak terduga. Pasalnya, ambruknya atap ruang kelas tersebut tidak termasuk bencana.

Anggaran yang berada di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) tersebut nantinya yang akan dibuat untuk membangun ruang kelas tersebut. “Perbaikannya akan menggunakan dana tak terduga,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo Dwijo Prawito.

BPBD menilai ambruknya atap ruang kelas tersebut bukan termasuk bencana. “Jadi alokasi anggarannya tidak masuk ke kita (BPBD),” ucap Dwijo.

BPBD awalnya memang sempat meninjau lokasi ambruk ruang kelas tersebut. Peninjauan bersama Wakil Bupati Sidoarjo MG Hadi Sutjipto dan SKPD terkait tersebut sempat akan menggunakan anggaran bencana dari BPBD.

Namun setalah dilakukan rapat koordinasi disepakati jika menggunakan anggaran tak terduga. Dispendik akan berkoordinasi dengan DPPKA terkait dana tak terduga tersebut.

Kepala Dispendik Sidoarjo Mustain Baladan mengatakan, perbaikan ruang kelas yang ambruk harus segera dilakukan. Perbaikan tersebut akan menggunakan anggaran tak terduga. Bupati Sidoarjo Saiful Ilah sudah menyepakati jika perbaikan ruang kelas itu menjadi prioritas.
Mustain menjelaskan, sebenarnya ada dua opsi anggaran untuk pembangunan ruang kelas tersebut. Opsi pertama menggunakan anggaran tak terduga dan opsi kedua dari anggaran non APBD.

Anggaran non APBD tersebut yang akan dicari untuk perbaikan ruang kelas. “Ya nanti kita pikirkan jika opsi kedua yang dipakai. Tapi saat ini mungkin tetap menggunakan anggaran tak terduga.

Menurutnya, selama masih belum ada perbaikan, siswa kelas IV diharapkan menumpang belajar di ruang kelas lain. Hal tersebut sebagai solusi agar siswa kelas IV tidak terganggu belajarnya. “Saya juga minta agar bangku dan kursi diambil biar siswa tidak tidur-tiduran saat belajar,” ucapnya.

Seperti diketahui, pada Selasa (11/11/2014) lalu atap ruang kelas IV SDN Balongbendo ambruk. Kejadian tersebut mengakibatkan salah satu siswi terluka. Selain ruang kelas IV yang kondisinya mengkhawatirkan, bangunan ruang kelas VI juga sudah tua. Bangunan yang ditaksir sudah mencapai 30 tahun tersebut juga bocor. (st-14)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *