Indikasi Korupsi Proyek Ciderai Kepemimpinan SUCI

Oktober 20, 2014
Bupati Sidoarjo Saiful Ilah dan Wabup HMG Hadi Sutjipto

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah dan Wabup HMG Hadi Sutjipto

(SIDOARJOterkini)-Temuan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jatim terkait indikasi pelanggaran ratusan proyek dan dana hibah APBD 2013 membuat citra Pemkab Sidoarjo buruk. Pasalnya, selama empat tahun dibawah kepemimpinan Bupati Saiful Ilah dan Wakil Bupati HMG Hadi Sutjipto (SUCI) laporan penggunaan anggaran selalu diganjar WTP (Wajar Tanpa Pengecualian).

Bahkan, temuan BPKP terkait indikasi korupsi atas ratusan proyek dan bantuan hibah tersebut membuat kalangan dewan kaget. Terutama, anggota dewan yang pada periode sebelumnya juga menjadi anggota dewan. “Setahu saya hasil audit BPK terkait laporan penggunaan APBD selama empat tahun ini selalu WTP. Kok malah BPKP menemukan indikasi korupsi,” ujar salah satu anggota dewan yang enggan disebut namanya.

Harusnya, jika BPK sudah menyatakan audit anggaran WTP, tidak ada masalah lagi. Dan, yang dijadikan acuan adalah hasil audit BPK. Karena, BPK merupakan lembaga yang berwenang untuk mengaudit penggunaan anggaran dan kinerja pemkab.

Untuk itulah, ada pertanyaan yang muncul kenapa sampai BPKP menemukan indikasi korupsi pada ratusan proyek dan bantuan hibah. “Saya jadi bingung, yang benar itu hasil audit BPK atau hasil yang disampaikan BPKP,” imbuh anggota dewan tersebut.

Meski demikian, jika sudah ada temuan BPKP tersebut harus segera ditindaklanjuti dengan mengklarifikasi ke dinas terkait. Jangan sampai, nantinya terjadi masalah berkepanjangan dan dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertangungjawab.

Data-data yang disampaikan oleh BPKP bisa berakibat fatal jika digunakan oleh pihak tak betanggung jawab. “Jadi sudah benar jika wakil bupati mengklarifikasi ke pejabat terkait atas temuan BPKP tersebut,” tandas anggota dewan itu. (st-12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *