Koperasi Wanita Digelontor Dana Hibah Rp 6,7 M

Oktober 14, 2014
Ekbis Headline Indeks   16 views
image

(SIDOARJOterkini)- Pemkab Sidoarjo mengembangkan koperasi kelompok wanita yang belum terjaring oleh Kopwan (Kopwan). Yakni kelompok-kelompok masyarakat yang belum pernah mengadakan koperasi.

Dana yang akan diberikan untuk kelompok wanita itu cukup sebesar Rp 6.775 milyar yang merupakan hibah dari Pemprov Jatim. “Kita melihat selama ini Kopwan di Sidoatjo tergolong bagus. Oleh karena itu kita gelontor dana lagi untuk kelompok wanita yang belum berkoperasi,” ujar Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur, Drs. A. Mudjib Afan, MARS usai menghadiri acara Sosialiasai Bagi Koperasi dan Kelompok Masyarakat Kabupaten/Kota di Jawa Timur, di Pendopo Pemkab Sidoarjo, Selasa(14/10) siang.

Koperasi dari kelompok masyarakat tersebut akan mendapatkan dana hibah sebesar Rp 25 juta per kelompok. Pada tahap pertama ini, Kabupaten Sidoarjo yang sudah siap untuk mendapatkan dana tersebut sebanyak 270 koperasi. Anggaran yang siap dihibahkan keseluruhan sekitar Rp 6.775 milyar.

Kelompok wanita yang dimaksud Mudjib, seperti Fatayat, Muslimat, Aisiyah dan kelompok wanita lainnya. “Silahkan dipergunakan untuk jenis koperasi apa saja, termasuk koperasi simpan pinjam (KSP) juga boleh,” tandasnya.

Pemberian hibah kepada KSP ini, tetap mengacu kepada kriteria yang ada, termasuk syarat-syarat yang sudah ditentukan.Termasuk salah satunya keberadaan KSP yang sehat dan jelas tidak fiktif.

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah mengatakan dana tersebut bisa dimanfaatkan dan digunakan dengan sebaik-baiknya. Dana hibah itu harus digunakan sesuai dengan peruntukkannya, dan harus membuat laporan meskipun dana tersebut merupakan hibah.

Saiful Ilah menambahkan, dana bergulir ini memang ditujukan untuk membimbing dan memperkokoh KSP khususnya di Sidoarjo. Karena permodalan KSP adalah komponen terpenting, agar perjalanan koperasi bisa tetap berjalan dengan baik.

Selama ini Pemkab Sidoarjo juga sudah mengucurkan dana bergulir untuk koperasi dan UKM yang nilainya sampai saat ini sekitar Rp 7 miliar. “Jadi semakin banyak dana bergulur tentunya akan mendorong usaha kecil di Sidoarjo,” tandas Saiful Ilah. (st-12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *