Wawan Mengaku Jalankan Mandat DPC PKB

September 17, 2014
Sullamul Hadi Nurmawan

Sullamul Hadi Nurmawan

(SIDOARJOterkini)-Sullamul Hadi Nurmawan mengaku mendapatkan rekomendasi dari DPC PKB untuk menjadi ketua DPRD Sidoarjo dan harus dilaksanakan. “Kalau ditanyakan SK dari DPP, masalah internal DPC PKB,” jelasnya.

Gus Wawan menambahkan jika DPP sudah mengamini secara otomatis DPC langsung menunjuk anggotanya. Hal tersebut juga berhubungan dengan kinerja dewan yang harus segera dibentuk alat kelengkapan. “Jika tidak segera direkomendasikan kinerja dewan akan terhambat. Terutama posisi pimpinan dewan,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, setelah PKB mendapat kursi terbanyak di DPRD Sidoarjo (13 kursi) berhak mendapat posisi ketua dewan. Kemudian DPC PKB mengirimkan tiga nama kadernya ke DPP untuk dipilih salah satu mendapat rekomendasi sebagai ketua dewan.

Kala itu, nama yang dijagokan adalah Abdul Kholik, karena dia sebelumnya menjabat sebagai wakil ketua DPRD Sidoarjo. Namun, ketika pelantikan dewan, 21 Agustus, ternyata DPC PKB menunjuk Gus Wawan sebagai ketua dewan sementara.

Tentu saja, penunjukan itu diluar dugaan banyak kalangan. Namun, kala itu rekomendasi dari DPP terkait siapa direkom sebagai ketua dewan belum turun. Bahkan, sampai Muktamar PKB di Surabaya 31 Agustus rekomendasi belum juga turun.

Disisi lain, setelah anggota dewan dilantik tentunya harus segera terbentuk alat kelengkapan dewan. Awalnya, ketua dewan sementara mendeadline tanggal 15 September nama fraksi dan pimpinan dewan sudah masuk ke Setwan.

Kenyataannya, untuk pimpinan dewan hanya Gerindra saja yang sudah memasukkan nama wakilnya di pimpinan dewan. Oleh karena itu, deadline menyerahkan nama pimpinan dewan diundur lagi, akhirnya DPC PKB mengirimkan nama kadernya yang duduk sebagai ketua dewan. Sejauh ini, yang belum menyetorkan nama sebagai wakil ketua dewan hanya PDIP.

DPP PDIP sebenarnya sudah menurunkan rekomendasi ke Taufik Hidayat Tri Yudhono sebagai wakil ketua dewan. Namun, sejauh ini DPC PDIP belum mengirimkan rekomendasi itu ke Sektwan. Meski demikian, paripurna istimewa penetapan pimpinan dewan tetap akan digelar. Artinya, nanti jika PDIP mengirimkam nama wakilnya akan menyusul. (st-12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *