Polemik Wakil Ketua Dewan, PDIP Belum Bentuk Fraksi

 

Proses pengambilan sumpah pelantikan anggota DPRD Sidoarjo periode 2014-2019

Proses pengambilan sumpah pelantikan anggota DPRD Sidoarjo periode 2014-2019

(SIDOARJOterkini)- DPC PDIP Sidoarjo belum juga menyetorkan struktur pengurus fraksi. Padahal, alat kelengkapan dewan ditarget rampung 15 September. Bahkan di internal DPC PDIP masih terjadi tarik ulur terkait posisi wakil ketua dewan.

Ketua DPRD Sidoarjo sementara Sullamul Hadi Nurmawan mengatakan alat kelengkapan dewan harus terbentuk maksimal 15 September. Hal ini dikarenakan agar sejumlah agenda penting dewan bisa segera diselesaikan. “Kami menarget pertengahan bulan ini alat kelengkapan dewan sudah terbentuk,” tandas politisi PKB tersebut.

Untuk membentuk alat kelengkapan dewan, lanjut pria yang akrab disapa Gus Wawan itu, harus terlebih dulu terbentuk fraksi. Selanjutnya, pimpinan dewan, komisi dan alat kelengkapan dewan lainnya, seperti Badan Legislasi (Banleg) dan Badan Kehormatan (BK).

Saat ini sudah ada enam fraksi yang sudah terbentuk dan tinggal menunggu dari PDIP yang belum mengirim struktur pengurus fraksinya. Jika sudah terbentuk fraksi, dewan bisa melangkah ke agenda selanjutnya.

Ternyata bukan fraksi saja yang belum lengkap, untuk pimpinan dewan sampai saat ini baru Partai Gerindra yang sudah menunjuk wakilnya. Sedangkan untuk PKB yang mendapat jatah ketua dewan juga masih menunggu SK ketua dewan. Untuk PAN dan PDIP yang mendapat jatah wakil ketua juga masih belum menyetorkan nama.

Ketua DPC PKB Sidoarjo Saiful Ilah saat dikonfirmasi terkait posisi ketua dewan mengaku jika masih menunggu SK dari DPP PKB. “Kalau yang direkomendasi sebagai ketua dewan tetap Wawan (Sullamul Hadi Nurmawan,red). Kita tinggal menunggu SK-nya saja karena pengurus DPP belum terbentuk,” tandasnya.

Lalu sampai kapan SK ketua dewan akan turun?, Saiful Ilah mengaku pihaknya berupaya sesegera mungkin. Tentunya, SK tersebut turun setelah pengurus DPP PKB terbentuk atau disahkan. “Lain hal kalau SK ketua dewan diserahkan ke DPW atau DPC. Tapi ini ranahnya DPP, jadi kita tunggu saja,” jelas Saiful Ilah.

Sedangkan untuk posisi wakil ketua dewan dari PAN, sampai saat ini masih terjadi konflik terkait siapa yang bakal direkomendasi. Tiga nama yang dikirim ke DPP PAN adalah Khulaim Junaidi, Emir Firdaus dan Mahmud. Khulaim dan Emir berebut rekomendasi DPP, bahkan di internal PAN sendiri ada dualisme dukungan terhadap dua kandidat. “Belum turunnya rekomendasi wakil ketua karena masih ada tarik menarik antara dua kubu,” ujar sumber di internal DPD PAN Sidoarjo.

Demikian pula dengan PDIP, sebenarnya rekomendasi wakil ketua dewan sudah diterima oleh DPC PDIP Sidoarjo. Namun, sejauh ini DPC belum mengirimkan nama itu ke Sekretariat DPRD Sidoarjo, karena masih ada perdebatan di internal partai.

Informasi yang diperoleh dari internal PDIP, sebenarnya DPP mengeluarkan rekomendasi kepada Sekretaris DPC PDIP Sidoarjo Taufik Hidayat Triyudhono sebagai wakil ketua dewan. Padahal, yang diharapkan menduduki posisi wakil ketua adalah Ketua DPC PDIP Sidoarjo Imam Supii. Saat ini di internal pengurus DPC PDI Sidoarjo masih membicarakan masalah ini sehingga belum mengirim struktur pengurus fraksi. (st-12)