Ngaku Anggota BIN dan KPK, Tipu 19 Orang

September 6, 2014
Polres Sidoarjo saat merilis barang bukti dan  tersangka penipuan

Polres Sidoarjo saat merilis barang bukti dan tersangka penipuan

(SIDOARJOterkini)-Mengaku-ngaku sebagai anggota KPK dan BIN bagian Badan Peneliti Aset Negara, Ahmad Tohir Arif (42) warga Penatarsewu Kecamatan Tanggulangin perdaya 19 orang dijanjikan bisa masuk PNS.

Dari aksi tipu sana tipu sini itu, Tohir meraup uang sekitar Rp 150 juta lebih. Setelah terendus Sat Reskrim Polres Sidoarjo, Tohir akhirnya diringkus dan dijebloskan ke penjara.

Aksi pelaku terbongkar setelah Rusdi salah satu korban, melapor ke Polres Sidoarjo adanya penipuan dengan mencatut nama KPK dan BIN.

Rusdi di tipu anaknya dijanjikan bisa masuk PNS dengan dimintai biaya Rp 115 juta. Sebagai tanda jadi, korban sudah memberikan uang muka Rp 5 juta. Setelah anaknya tak lolos dan tak kunjung diterima sebagai PNS, korban melapor ke Polres Sidoarjo.

Menurut Ka subbag Humas Polres Sidoarjo AKP Syamsul Hadi, pelaku dalam kesehariannya selalu menenteng pistol air Soft Gun untuk mempengaruhi orang yang bertemu dengan pelaku.

“Dimanapun dan kepada siapapun, pelaku selalu mengaku sedang tugas negara untuk wilayah Sidoarjo. Dalam keseharian, selalu lengkap pakaian safari PDH, pakai PIN KPK, tanda pengenal dan lainnya,” ucapnya Jumat (5/9/2014).

Pelaku berhasil diamankan petugas saat berada di depan tempat karaoke X2 depan perumahan Taman Pinang Sidoarjo. Saat ditangkap, pelaku seolah petugas beneran dan meminta waktu akan menghubungi pimpinannya berpangkat Brigjen.

“Saat akan ditangkap, pelaku juga sempat menggertak, tapi lansung kami amankan untuk disidik. Pelaku ini calo apapun, mulai PNS, tanah, dan lain sebagainya,” tegas Kanit Pidum Ipda Hafid Dian Maulidi.

Aktifitas dan perbuatan pelaku sudah diselidiki sebelumnya dan benar melakukan tindak kriminal dengan membujuk, menipu korban di berbagai tempat. “Pelaku akan kami jerat pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP,” jelasnya. (st-12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *