Website Kemenpan Ngadat, Pelamar CPNS Ngaplo

September 2, 2014

 

Ilustrasi

Ilustrasi

(SIDOARJOterkini)-Pelamar CPNS harus menelan kecewa, karena tidak bisa membuka website untuk mendaftar secara online. Pelamar yang harus mendaftar melalui Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) lewat website. www.panselnas.menpan.go.id sampai kemarin tidak bisa dibuka.

Padahal, dari mendaftar online itulah kemudian pelamar memasukkan berkasnya ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sidoarjo. Oleh karena itu, dua hari setelah dibukanya pendaftaran, belum ada satupun pelamar yang menyerahkan berkasnya ke BKD.

Bahkan, sampai kemarin website resmi Kemenpan untuk pendaftaran CPNS tersebut belum bisa dibuka. Karena website belum bisa dibuka, pelamar Keluhan pelamar ada yang mendatangi Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jl Jaksa Agung Suprapto. Mereka menanyakan kenapa website-nya tidak bisa dibuka.

Sekretaris BKD, Mharta W Kusuma mengatakan untuk pendaftaran CPNS kali ini kangsung online ke website Kemenpan. Setelah mendaftar online, pelamar baru membawa berkasnya ke BKD. “Biasanya dua hari pendaftaran dibuka sudah ada pelamar.

Ditambahkan Kabid Pengembangan Pegawai BKD Sidoarjo, Happy SAY mengatakan sebelum mendaftar pelamar hendaknya memahami syarat yang terpampang dalam pengumuman yang ada. Diantara harus memiliki email dan NIK e-KTP.

Kemudian saat pelamar melakukan registrasi ke www.panselnas.menpan.go.id jangan sampai listrik mati atau sambungan internet terputus. ” Jika calon pelamar sudah memasukkan NIK e-KTP di kolom isian datanya sudah terekam. Dia sudah tidak bisa mendaftar lagi,” ujar Happy.

Calon pelamar yang sudah mengirim data ke www.panselnas.menpan.go.id harus menunggu balasan atas perekaman data. Data yang dikirim dikembalikan lagi ke calon pelamar via email dan harus diprint untuk disertakan dalam pendaftaran secara manual ke BKD Sidoarjo.

Sekedar diketahui, Pemkab Sidoarjo mendapat jatah 92 formasi dari Kemenpan. Dari jatah 92 formasi yang sudah ditetapkan tim panitia, mayoritas formasi yang bakal diambil dari tes kali ini adalah untuk tenaga guru kelas pertama (sebanyak 25 formasi).

Sedangkan, untuk tenaga kesehatan, jatah yang disediakan sebanyak 15 formasi meliputi dokter umum, perawat pelaksana, plus tenaga bidan. Sementara itu, untuk formasi tenaga teknis, yang paling banyak dibutuhkan pada tes kali ini adalah tenaga pelaporan keuangan (18 formasi). Sedangkan, sisanya adalah sejumlah formasi di 24 bidang pekerjaan. (st-12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *