Raih 13 Kursi, PKB Incar Dua Ketua Komisi

Agustus 28, 2014

 

Proses pengambilan sumpah pelantikan anggota DPRD Sidoarjo periode 2014-2019

Proses pengambilan sumpah pelantikan anggota DPRD Sidoarjo periode 2014-2019

(SIDOARJOterkini)-Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengincar dua posisi ketua komisi dari empat komisi yang ada di DPRD Sidoarjo. Untuk memuluskan itu, PKB harus berkoalisi dan lobi-lobi.

Informasi  yang diperoleh PKB bakal merebut posisi Ketua Komisi A (Hukum dan pemerintahan) dan Komisi C (pembangunan). “Wajar kalau  mengincar dua posisi ketua komisi karena kita memperoleh kursi terbanyak di dewan,” ujar salah satu anggota dewan dari PKB yang enggan disebut namanya.

Pemilihan ketua, wakil ketua dan sekretaris komisi tidak berbeda dengan periode sebelumnya. Yakni akan dipilih oleh anggota komisi. “Saya yakin PKB bisa lobi-lobi dan bisa mewujudkan meraih dua posisi ketua komisi,” jelas anggota dewan tersebut.

Sebenarnya untuk bisa menguasai posisi ketua komisi dan alat kelengkapan dewan lainnya, PKB hanya butuh berkoalisi dengan dua fraksi saja. Sebab, jika suara koalisi PKB lebih dari separuh anggota dewan maka akan bisa menyapu bersih posisi strategis di alat kelengkapan dewan.

Alat kelengkapan dewan yang akan diperebutkan, selain empat komisi, juga ada Badan Legislasi dan Badan Kehormatan (BK). Jika posisi ketua komisi akan dibagi rata dengan fraksi-fraksi yang ada tidaklah cukup, karena alat kelengkapan dewan ada enam dan fraksi di DPRD Sidoarjo diperkirakan ada tujuh.

Fraksi-fraksi yang diperkirakan anggotanya tak banyak, seperti Partai Demokrat hanya empat orang dan PKS-Nasdem yang juga berjumlah empat orang. Sedangkan PDIP berjumlah delapan orang, Golkar-PPP-PBB berjumlah tujuh orang, PAN tujuh orang dan Gerindra tujuh orang. “Saya kira pembagian posisi strategis di alat kelengkapan dewan akan merata. Jadi tergantung lobi-lobi. Kalau pilih aman yang harus merata,” ujar salah satu anggota dewan dari PAN.

Ketua DPC PDIP Sidoarjo Imam SupI’I mengaku belum bisa menentukan jatah ketua komisi dari parpolnya. Karena masalah itu masih dibicarakan dengan internal PDIP serta lobi-lobi dengan parpol lain. “Tentunya kita harus berpikir posisi yang menguntungkan parpol. Saat ini masih lobi-lobi sambil menunggu terbentuknya fraksi,” tandas politisi yang kini menjabat Wakil Ketua DPRD Sidoarjo sementara tersebut. (st-14)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *