Pemkab Tak Serius Sertifikasi Aset

Juni 30, 2014

 

Wakil Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo Warih Andono

Wakil Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo Warih Andono

SIDOARJO- Pemkab Sidoarjo dinilai tak serius dalam menyertifikatkan aset-aset milik pemerintah. Pasalnya, dalam beberapa tahun terakhir tidak ada perkembangan drastis terhadap jumlah aset yang sudah bersertifikat.
Bahkan, Dinas Pendapatan Pengelolaan Kekayaan dan Aset (DPPKA) seolah sengaja membiarkan aset-aset pemkab tak bersertfikat dan tanpa ada target sertifikasi dituntaskan. “Harusnya ada target yang jelas dalam setahun berapa aset yang harus disertifikatkam,” ujar Wakil Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo Warih Andono.
Aset milik pemkab terutama berupa tanah harus dilindungi dan disertifikatkan agar lebih aman. Khawatirnya, jika dibiarkan, aset milik pemkab berpindah tangan ke pihak ketiga yang menempati bertahun-tahun. Hal seperti itu pernah terjadi di daerah lain dan jangan sampai terjadi di Sidoarjo.
Dari pantauan Komisi A, selama ini DPPKA lebih memperhatikan aset-aset pemkab yang menghasilkan karena bisa disewakan ke pihak ketiga. Namun, aset-aset berupa tanah yang tersebar hampir 18 kecamatan terbengkalai. “Aset pemkab berupa tanah cukup banyak itu yang harus segera disertifikakan,” tegas Warih.
Politisi yang juga Ketua DPD Golkar Sidoarjo menjelaskan, saat hearing dengan DPPKA beberapa waktu lalu kendala belum bisa disertifikatkannya aset pemkab karena ada lahan yang dulunya menjadi lahan desa.

Selain itu, proses di BPN juga terlalu lama sehingga dalam setahun meski sudah dianggarkan dana untuk sertifikasi tak terserap semuanya. (st-12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *