Jelang Puasa, Korban Lumpur Ziarah Makam “Lumpur”

Juni 26, 2014
Korban lumpur saat ziarah di makam leluhurnya yang sudah terbenam lumpur.

Korban lumpur saat ziarah di makam leluhurnya yang sudah terbenam lumpur.

SIDOARJO-Menjelang bulan puasa, korban lumpur asal Desa Kedungbendo, Kecamatan Tanggulangin, Siring, Renokenongo, Jatirejo, Kecamatan Porong mendatangi tanggul lumpur dimana makam leluhurnya berada. Mereka mendoakan leluhurnya meski makam sudah tertimbun lumpur.

Sembari mendoakan leluhurnya, mereka berdoa agar ganti rugi mereka segera dituntaskan. Sebab, sudah delapan tahun pembayaran ganti rugi belum lunas.

H.Fatah, salah satu koordinator korban lumpur mengatakan doa bersama itu untuk menyambut bulan puasa. “Menjelang puasa kita biasa mendoakan para orang tua, leluhur. Termasuk meminta ganti rugi korban lumpur yang terkatung-katung, segera tertuntaskan,” harap korban lumpur asal Kedungbendo tersebut.

Ganti rugi korban lumpur yang berada didalam peta area terdampak (PAT), sesuai Perpres nomor 14 tahun 2007, ganti ruginya menjadi tanggungjawab Lapindo Brantas inc. Namun hingga delapan tahun ini belum juga dilunasi oleh PT Minarak Lapindo Jaya, anak perusahaan Lapindo. (st-13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *