Maksimalkan Program KB, Dapat Penghargaan Satyalancana Wira Karya

Juni 24, 2014
Bupati Sidoarjo Saiful Ilah saat menerima penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Wapres Boediono karena berhasil menggerakkan program KB di Sidoarjo

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah saat menerima penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Wapres Boediono karena berhasil menggerakkan program KB di Sidoarjo

SIDOARJO- Beberapa waktu lalu Bupati Sidoarjo Saiful Ilah mendapatkan penghargaan Satyalancana Wira Karya yang diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Boediono. Ternyata, penghargaan itu tidak lepas dari upaya memaksimalkan program Keluarga Berancana (KB) di Sidoarjo.

Meskipun akhir-akhir ini program KB tak segencar masa Orde Baru lalu, namun Pemkab Sidoarjo tetap berkomitmen untuk menyukseskan KB. Terlebih, jumlah penduduk Sidoarjo saat ini lebih dari 2,3 juta jiwa. Laju pertumbuhan penduduk cukup tinggi karena Kabupaten Sidoarjo merupakan daerah industri yang menjadikan tujuan masayarakat untuk mencari kerja.

Selain itu, Sidoarjo sebagai kota penyanggah Surabaya yang menjadi jujukan orang mencari pemukiman, sehingga Urbanisasi tak bisa dihindarkan lagi. Keberhasilan Program Kependudukan dan keluarga Berencan tak lepas dari peran kepala daerah dalam menggerakkan seluruh potensi yang ada didaerah.

Khususnya perangkat daerah beserta masyarakat Kabupaten Sidoarjo memegang peran penting yang sekaligus merupakan kunci keberhasilan Program Kependudukan dan Keluarga Berencana di Kabupaten Sidoarjo.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Sidoarjo Ali Imron mengatakan, keberhasilan program KB di Sidoarjo ditandai dengan pencapaian kontrak kerja Tahun 2013 dengan BKKBN Perwakilan Propinsi Jawa Timur tahun 2013. “Prosentase peserta KB baru seluruh keluarga dengan PPM sejumlah 44.280 tercapai 49.155 akseptor atau 111,%,” ujarnya.

Prosentasi itu, didasarkan usia kawin oertama wanita menurut kelompok umur < 20 tahun di tahun 2013 sejumlah 42 atau 0.33%. Sedangkan rata-rata usia kawin pertama penduduk perempuan Kabupaten Sidoarjo 23,64 tahun.

Keberhasilan Program KB di Kabupaten Sidoarjo tidak lepas dari peran PPKBD sejumlah 353 kader dan Sub PPKBD sejumlah 3.672 kader yang berada di wilayah RW/RT. Mereka mendapat anggaran khusus insentif PPKBD dan Sub PPKBD secara rutin.

Begitu juga perhatian untuk Penyuluh KB setiap 1 (satu) tahun sekali mendapatkan tunjungan tambahan Rp1 juta. Saat ini, seluruh penyuluh KB di Kabupaten Sidoarjo mulai tahun 2013 sudah mendapatkan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) setiap bulanya sama sebesar Rp. 600.000.

Nantinya, jumlah TPP tersebut juga diarahkan sesuai dengan beban kerja Penyuluh KB. Berdasarkan data yang ada, untuk program KB model MOW setiap bulannya ada sekitar 100 orang peserta baru.

Sedangkan untuk KB dengan model MOP atau KB untuk pria memang kurang diminati, namun sampai saat bulan Juni sudah mencapai 43 orang. Berdasarkan data tahun 2012, jumlah pengguna KB di Sidoarjo mencapai 309.728 orang. (st-12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *