BPBD Latih Relawan Tanggap Bencana

Juni 13, 2014
Pelatihan tanggap darurat yang digelar BPBD Sidoarjo

Pelatihan tanggap darurat yang digelar BPBD Sidoarjo

 

SIDOARJO-Sebagai wujud implementasi dari Undang Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah berupaya semaksimal mungkin untuk dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Sidoarjo dalam penanganan dan penanggulangan bencana yang terjadi di wilayah Sidoarjo.

BPBD Sidoarjo melatih puluhan relawan dari berbagai unsur, diantaranya dari relawan PMI, Tagana, Senkom-Polri, LPBI-NU, Srikandi Tangguh dan staf BPBD Kab Sidoarjo, rabu, 11/06. Pelatihan dilakukan di alam terbuka didaerah pegunungan wilayah Trawas kabupaten Mojokerto selama 3 hari.

Pelatihan Penanganan Terpadu Kedaruratan Bencana ini dilaksanakan sejak tanggal 10 – 12 Juni 2014 bertempat di Sasana Krida Jatijejer Trawas – Mojokerto. Materi dari Pelatihan Penanganan Terpadu Kedaruratan Bencana ini adalah Peran Relawan dalam Kedaruratan Bencana, Narasumber dari BPBD Propinsi Jawa Timur, First Rescue, Narasumber dari PMI, Team Building, narasumber dari Instruktur dari Rumah Bintang.

Dapur Umum dan Penanganan Kelompok Rentan Bencana Dalam Kondisi Darurat Bencana, Narasumber dari DINSOSNAKER Kabupaten Sidoarjo, Kedaruratan Kebakaran, Narasumber dari Bidang PMK BPBD Kabupaten Sidoarjo, Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Narasumber dari Bidang RR BPBD Kabupaten Sidoarjo.

Memang secara geografis dan geologis, Kabupaten Sidoarjo tidak mempunyai gunung berapi, pantai yang berhadapan dengan laut bebas ataupun wilayah yang berpotensi menimbulkan bencana yang besar.

Namun pada kenyataannya masih banyak terjadi bencana alam, non alam dan bencana sosial lainnya di Sidoarjo yang tidak bisa kita hindari. Sebagai contoh, terjadinya angin puting beliung, terjadinya genangan/banjir, kegagalan teknologi serta terjadinya kebakaran, masih sering kita hadapi di wilayah Sidoarjo. “Datangnya bencana bisa terjadi kapan saja dan dimana saja, kejadian bencana tidak dapat kita hindari. Oleh karenanya, kita harus selalu siap dalam menghadapinya, harus selalu siap menanggulanginya dan yang terpenting adalah kita harus siap mengurangi resiko ataupun dampak yang diakibatkan apabila terjadi bencana”, terang Kepala Pelaksana BPBD Kab.Sidoarjo Ir. Dwijo Prawito, M.MT.

Sementara itu, menurut Kepala Bidang Darurat Bencana BPBD Kabupaten Sidoarjo, Candra, “kami akan terus meningkatkan sinergitas dan keterpaduan antara pemerintah dan masyarakat dalam program dan kegiatan lain, dalam rangka meningkatkan kualitas penanganan bencana yang bisa terjadi kapan saja dan di mana saja di wilayah Kabupaten Sidoarjo”, ujarnya.

Tambah Candra, “dengan adanya pemahaman yang sama antara pemerintah dan masyarakat dalam penanganan kebencanaan, niscaya kualitas penanganan bencana akan menjadi lebih baik, lebih tangguh, lebih tanggap, lebih siap, lebih sigap dan lebih cepat dalam menanggulangi bencana serta lebih mampu mengurangi resiko bencana. (st-12/kiriman humas/irwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *