Anggaran Ditolak, Program Perpustakaan Desa Mandek

Juni 11, 2014
Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Sidoarjo Drs. Sutjipto. MM

Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Sidoarjo Drs. Sutjipto. MM

SIDOARJO- Harapan agar semua desa di Kabupaten Sidoarjo mempunyai perpustakaan kandas. Pasalnya, anggaran untuk pengadaan perpustakaan desa tahun 2015 belum disetujui..

Padahal, Kantor Perpustakaan dan Arsip Pemkab Sidoarjo sudah menyediakan perpustakaan desa sejak tahun 2013. “Tahun 2013 sebanyak 10 desa yang sudah disediakan perpustakaan,” ujar Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Pemkab Sidoarjo Drs.Sutjipto. MM, Rabu (11/6/2014).

Sedangkan tahun 2014, Kantor Perpustakaan dan Arsip juga menyediakan perpustakaan untuk 10 desa. Saat ini dari 18 kecamatan masing-masing ada satu desa yang sudah mempunyai perpustakaan.

Namun, untuk pengajuan perpustakaan desa tahun 2015 tidak disetujui oleh tim anggaran Pemkab Sidoarjo. Padahal, sesuai Undang-undang Perpustakaan No 143 Tahun 2007 dan Peraturan Pemerintah No 24 tahun 2014, jelas diatur perpustakaan desa.

Bahkan, sesuai RPJP Perpustakaan Nasional (Perpusnas) targetnya tahun 2025 seluruh desa di Indonesia harus berdiri perpustakaan. “Kita mulai merintis itu tapi baru dua tahun berjalan, pengajuan anggarannya sudah ditolak,” ujar Sutjipto.

Mantan Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Sidoarjo tersebut menambahkan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Meskipun, sudah ada permintaan untuk penyediaan perpustakaan dari desa.

Desa-desa yang sudah didirikan perpustakaan, tahun 2013. Diantaranya, Desa Candi, Desa Siwalanpanji, Desa Gemurung, Desa Blurukidul, Desa Kebaron, Desa Permisan, Desa Kedungpandan, Desa Glagaharum dan Desa Kedungsumur.

Sedangkan tahun 2014, diantaranya Desa Larangan, Desa Anggaswangi, Desa Betro, Desa Tropodo, Desa Plaosan, Desa Keboharan, Desa Jedongcangkring, Desa Bogem Pinggir, Desa Mlirip Rowo dan Desa Banjarpanji. (st-12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *