Kemudikan Mobil Zig-zag, Anak Ketua Dewan Diamankan Polisi

Juni 10, 2014
Mobil dinas yang biasanya digunakan Ketua DPRD Sidoarjo Dawud Budi Sutrisno saat diamankan di Mapolres Sidoarjo tanpa plat nomor belakang

Mobil dinas yang biasanya digunakan Ketua DPRD Sidoarjo Dawud Budi Sutrisno saat diamankan di Mapolres Sidoarjo tanpa plat nomor belakang

SIDOARJO- M Hendrarto Wisnu Satrio, anak Ketua DPRD Sidoarjo Dawud Budi Sutrisno diamankan polisi. Gara-garanya, saat mengemudikan mobil melaju zig-zag di kawasan bundaran GOR Delta Sidoarjo.

Ternyata, mobil yang digunakan juga merupakan mobil plat merah yang merupakan mobil dinas.  Hendra, begitu anak ketua dewan itu disapa, diamankan dua petugas Satlantas Polres Sidoarjo.

Namun, saat akan dihentikan Hendra yang bersama dengan satu temannya itu berusaha kabur. Dua petugas Lantas kemudian mengejar dan menghentikan mobil plat merah bernopol W 359 NP tersebut. Karena ada indikasi jika pengemudinya mabuk, polisi kemudian mengamankan pengemudi serta mobilnya ke Mapolres Sidoarjo.

 

Informasi yang diperoleh, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Mobil Toyota Innova itu melaju dari arah barat, menuju ke timur ke Jalan Pahlawan. Namun, saat melaju itu, berkali-kali laju mobil berwarna hitam itu zig-zag.

Laju mobil yang mencurigakan itu pun mengundang perhatian dua petugas Lantas Polres Sidoarjo yang kebetulan sedang mengatur lalu lintas di kawasan Bundaran GOR Delta. Ketika dihentikan polisi, bukannya berhenti malah terus melaju ke arah timur.

Saat diamankan di Mapolres, pelat merah mobil hanya terpasang di bagian depannya saja. Sedangkan, plat nomer bagian belakang sudah terlepas tidak tahu jatuh dimana. Rekan pengemudi juga belum diketahui pasti identitasnya.

Saat ditanya petugas di lokasi mengaku baru pulang dari Pazar Kuliner (Pazkul) di Perumahan Kahuripan Nirwana Village (KNV) . Mobil warna hitam itu tak lama  berada di Mapolres, kemudian dibawa  pulang.

Kasat Reskrim Polres Sidoarjo AKP Rony Setyadi yang dihubungi mengaku sudah melakukan tes urine sebanyak dua kali. “Hasil tes urine negatif, oleh karena itu kami serahkan kepada keluarganya,” terangnya.(st-13)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *