Usai Salat, Penjual Nasi Goreng Tewas Ditusuk

Juni 8, 2014
gambar:ilustrasi

gambar:ilustrasi

SIDOARJO- M. Munib 42, warga Desa Kalijaten, Kecamatan Taman akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di RS Situ Khodijah, Taman. Penjual nasi goreng tersebut tewas setelah mengalami luka tusuk dibawah pinggang, Minggu (8/6/2014).

Munib ditusuk dengan pisau oleh Didik (masih buron) saat berada di dalam Masji An- Nur, Desa Kalijaten. Usai menusuk, pelaku meninggalkan korban yang mengalami luka dan bersimbah darah.

Kapolsek Taman Kompol Eddy Siswanto mengatakan, pihaknya masih mengejar pelaku yang melarikan diri. Selain itu, polisi juga memintai keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui motif penusukan yang dilakukan pelaku kepada korban.

Namun, informasi yang diperoleh saat kejadian korban sedang berada di masjid sedang melaksanakan shokat dzuhur. Diduga, pelaku sudah mengincar korban, sehingga ketika korban berada di dalam masjid langsung masuk dan menusuknya dengan pisau.

Ironisnya, penusukan itu disaksikan oleh sejumlah anak-anak yang siang itu sedang belajar mengaji. Mengetahui korban ditusuk pisau, anak-anak tersebut kemudian memberitahu warga.

Oleh warga, Munib yang mengalami luka tusuk dibawah pinggang yang terus mengeluarkan darah dibawa ke RS Siti Khodijah. Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong lagi dan menghembuskan nafas saat di rumah sakit.

Didik merupakan warga yang juga tinggal di kawasan itu. Namun, saat petugas mendatangi rumahnya, pelaku sudah kabur. “Kita masih mencari keberadaan pelaku yang usai kejadian langsung kabur,” ujar Eddy Siswanto. (st-13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *