Digerus Kendaraan Berat, 252 KM Jalan Rusak

Jalan Raya Bulang, Prambon yang beberapa waktu lalu rusak karena sering dilewati kendaraan berat

Jalan Raya Bulang, Prambon yang beberapa waktu lalu rusak karena sering dilewati kendaraan berat

SIDOARJO- Sepanjang 252,1 kilometer jalan di Kabupaten Sidoarjo kondisinya rusak. Salah satu penyebabnya banyaknya kendaraan berat.

Sidoarjo merupakan kota industri yang tersebar di hampir seluruh 18 kecamatan. Praktis banyak kendaraan bertonase berat berseliweran.

Padahal, sesuai aturan jalan kabupaten hanya boleh dilewati kendaraan dengan tonase maksimal 6 ton per sumbu kendaraan. “Banyak kendaraan berat yang harusnya tak boleh lewat, tetap saja lewat di jalan kabupaten,” ujar Kepala Dinas PU Bina Marga Sidoarjo Ir. Sigit Setiawan.

Sedangkan jalan kabupaten konstruksinya belum memadai untuk kendaraan berat. Hal itulah yang mengakibatkan ketahanan jalan untuk menampung volume kendaraan menjadi melemah.

Dampaknya, jalan gampang rusak serta berlubang. “Kita sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menertibkan kendaraan bertonase berat yang melintas,” ujar Sigit Setiawan.

Kenyataannya, hingga saat ini banyak kendaraan bertonase berat yang melanggar. Dinas PU Bina Marga tidak bisa berbuat apa-apa.

Kendaraan berat banyak melintas di kawasan perindustrian di Sidoarjo. Seperti di kawasan industri Brebek, Brigjen Katamso, Waru dan sejumlah wilayah lainnya.

Sigit Setiawan menjelaskan, untuk jalan nasional boleh dilewati kendaraan dengan berat maksimal 10 ton per muatan sumbu. Sedangkan untuk jalan propinsi maksimal boleh dilewati kendaraan seberat 8 ton per muatan sumbu.

Total jalan kabupaten di Sidoarjo sepanjang 965,4 kilometer. Sedangkan jalan dengan kondisi baik sepanjang 413,153 kilometer, jalan dengan kondisi sedang 300,1 kilometer. Jalan dengan kondisi rusak sspanjang 252,1 kilometer. (st-12)