Pansus Lumpur Akan Temui Presiden

Juni 4, 2014

 

Pansus Lumpur DPRD Sidoarjo saat melihat kondisi lumpur beberapa waktu lalu

Pansus Lumpur DPRD Sidoarjo saat melihat kondisi lumpur beberapa waktu lalu

SIDOARJO- Sebelum masa jabatan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berakhir, Pansus Lumpur mengagendankan pertemuan terkait penyelesaian ganti rugi korban lumpur. Terkait hal itu, pansus sudah berkirim surat ke Presiden.
Ketua Pansus Lumpur DPRD Sidoarjo Emir Firdaus mengatakan, pansus sudah berkirim surat ke presiden agar diagendakan pertemuan. Dengan pertemuan itu diharapkan ada solusi penyelesaian ganti rugi korban lumpur. Sebab, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) sudah jelas negara mempunyai kewenangan untuk menyelesaikan masalah itu.

Paling tidak dengan pertemuan itu, diharapkan sebelum masa jabatan presiden berakhir sudah ada solusi penyelesaian ganti rugi korban lumpur. “Kasihan korban lumpur sudah 8 tahun dan seharusnya pembayaran ganti ruginya sudah lunas,” ujar Emir merasa prihatin.

Sebenarnya, saat Pansus Lumpur ke Jakarta beberapa waktu lalu sudah ada jawaban dari Dewan Pengarah BPLS yang mengaku pemerintah mempunyai tiga solusi. Tiga Solusi itu sudah dikirimkan kepada Lapindo Brantas Inc untuk diambil salah satu langkah terbaik.

Tiga solui itu, mendesak Lapindo segera melunasi pembayaran ganti rugi. Kemudian pemerintah akan mencari solusi dengan memberi dana talangan dengan membayar ganti rugi tersebut yang nantinya akan diganti oleh Lapindo. Sedangkan, langkah terakhir adalah pemerintah akan membayar ganti rugi tanpa harus diganti oleh Lapindo dan aset yang dibayar menjadi milik pemerintah.

Kenyataannya sampai sekarang belum ada tindakan apa-apa baik dari pemerintah maupun dari Lapindo. Padahal, masa jabatan presiden SBY tinggal beberapa bulan lagi. “Untuk itu kita secepatnya bertemu presiden mengadukan terkait penyelesaian ganti rugi korban lumpur,” cetus Emir yang mengakui jika masa tugas Pansus Lumpur juga tinggal beberapa bulan lagi. (ST-13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *